Dampak Penjajahan Terhadap IPTEK

Dulu, masyarakat Indonesia hidup dengan pengetahuan tradisional. Namun, kedatangan bangsa penjajah membawa perubahan besar.

Tahukah kamu? Pendidikan modern awalnya hanya untuk kalangan tertentu.

Teknologi Pendidikan Perlawanan
Mulai Jelajahi

Dampak Penjajahan Terhadap IPTEK

Project ini membahas dampak penjajahan terhadap perkembangan IPTEK di Indonesia.

Awalnya, masyarakat Indonesia hanya memiliki pengetahuan tradisional.

Saat bangsa Eropa datang, mereka membawa teknologi modern seperti kapal, senjata, dan sistem pertanian.

Pada masa Belanda, dibangun infrastruktur dan diperkenalkan pendidikan, tetapi hanya untuk kepentingan penjajah dan kalangan tertentu.

Akibatnya, rakyat banyak yang tetap tertinggal.

Memasuki abad ke-20, muncul golongan terpelajar yang mulai menggunakan ilmu untuk melawan penjajahan melalui organisasi seperti Budi Utomo.

Setelah merdeka, Indonesia mulai mengembangkan IPTEK sendiri dari dasar yang sudah ada.

Kelompok 5

foto Arya Ramdani

Arya Ramdani

Cicurug 5 | PPLG X-4

foto Rafli Halomoan

Rafli Halomoan

Tajur 2 | PPLG X-4

foto Sidqi Zaeda Arsy

M Sidqi Zaeda Arsy

Cibedug 1 | PPLG X-4

Perkembangan IPTEK

kerajaan di Indonesia

Sebelum Penjajahan (sebelum abad 16)

kapal bangsa barat

Abad 16-17 (Masuknya Bangsa Eropa)

Abad 18 (Penguatan Kekuasaan Belanda)

Abad 19 (Tanam Paksa & Infrastruktur)

Akhir abad 19 (Awal Pendidikan Barat)

Awal abad 20 (Perkembangan Ilmu & Kesadaran)

Masa Pergerakan Nasional (1908-1945)

Masa Pendudukan Jepang (1942-1945)

Awal Kemerdekaan (1945-1960-an)

Era Modern (setelahnya)